Ulang Tahun ke-30 GKMI Sola Gratia

Tuhan telah memberikan anugerah kepada GKMI Sola Gratia. Sabtu, 8 September 2018, gereja ini merayakan ulang tahunnya yang ke-30. Sebagai bentuk rasa syukur dari peringatan ulang tahun ini, serangkaian kegiatan dipilih oleh panitia. Kegiatan pertama adalah wahana Carnaval Games di area parkir yang diadakan Minggu, 2 September 2018, setelah ibadah pagi dan sore. Permainannya adalah tembak sasaran, tiup bola pimpong, tembak balon, dan jepret kaleng untuk orang dewasa, sedangkan pancingan dan lempar gelang khusus untuk anak-anak. Carnaval games ini diharapkan akan menambah kegembiraan dan keakraban bagi seluruh jemaat. Semua yang berpartisipasi dalam games ini berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah hiburan.

Kegiatan kedua yaitu lomba foto kreatif selfie (sendiri) atau bersama anggota keluarga dengan gaya bebas. Kriteria foto yang berlaku adalah berlatar belakang lingkungan GKMI Sola Gratia dan dilengkapi tulisan yang memotivasi. Jemaat yang berpartisipasi dalam lomba ini mengumpulkan foto-foto terbaik yang akan diseleksi oleh panitia. Dari hasil seleksi foto-foto terbaik itu, panitia menetapkan tiga orang pemenang yang berhak membawa pulang hadiah. Berturut-turut pemenang lomba foto ini, adalah Delphi Ruth Nainggolan, Ibu Bennyyanto, dan Angelina Maharani.

Kebaktian Penyegaran Iman (KPI), Sabtu, 8 September 2018, menjadi kegiatan ketiga. Pembicara KPI adalah Pdt. Pati S. Ginting dari GKII Bekasi. Dresscode acara adalah pakaian dengan warna merah, putih, atau biru. Ibadah dimulai pukul 18.00, diawali dengan doa oleh Witono. Selanjutnya ibadah dipimpin oleh Tim Musik GKMI Sola Gratia. Tim Kulintang juga tidak ketinggalan menaikkan pujian dengan vokalis Angel, Tania, Cindy, dan Holy.

Dalam Firman Tuhan yang bertema “Semakin Diperkenan Tuhan: Berperan dan Menjadi Berkat”, Pdt. Pati S. Ginting menguraikan sebuah prinsip penting tentang bagaimana berkenan kepada Tuhan, menjadi berkat, dan diberkati Tuhan. Berdasar pada Ibrani 11: 6, berkenan kepada Tuhan adalah dengan beriman kepada Tuhan. Karena “…iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat”. Beriman berarti juga melakukan Firman Tuhan dalam kehidupan kita, meskipun situasi tidak mendukung.

Dalam Alkitab diuraikan contoh para tokoh Alkitab yang beriman kepada Tuhan meskipun situasi tidak mendukung untuk beriman. Misalnya Abraham. Abraham mendapat janji Tuhan bahwa kelak keturunannya akan menjadi seperti pasir di laut dan bintang di langit. Saat itu usia Abraham sudah sudah tua dan belum memiliki keturunan dari istrinya, Sara, yang juga sudah tua. Namun Tuhan dapat mengubah ketidakmungkinan itu menjadi mungkin. Meskipun Abraham tidak ada dasar untuk berharap, namun ia percaya kepada Tuhan (Roma 4: 18-20). Imannya tidak lemah dan bimbang. Karena imannya yang demikian kuat itulah, hal itu diperhitungkan oleh Tuhan sebagai kebenaran. Acara dilanjutkan dengan ucapan syukur ulang tahun ke-30. Pdt. Soegiharto beserta istri, Laniwati Soegiharto, meniup lilin di roti ulang tahun dan selanjutnya membagikan roti kepada perwakilan jemaat yang telah ditunjuk oleh panitia.

Acara keempat merupakan puncak peringatan ulang tahun GKMI Sola Gratia, yaitu Ibadah Perayaan yang jatuh pada hari Minggu, 9 September 2018. Dresscode pada hari itu adalah batik atau pakaian adat. Ibadah dimulai dengan doa oleh Pdm. Yulianto, dilanjutkan dengan opening clip, tarian dari tim tamborin, dan opening music. Ibadah dalam pujian dan penyembahan dipimpin oleh Tim Musik GKMI Sola Gratia. Semua pelayan ibadah menggunakan baju adat dari Indonesia, diantaranya dari Makassar, Dayak, NTT, Minang, Batak, Madura, Bali, Papua, dan Aceh. Firman Tuhan kembali disampaikan oleh Pdt. Pati S. Ginting, masih dengan tema “Semakin Diperkenan Tuhan: Berperan dan Menjadi Berkat”.

Ibadah Perayaan ini disemarakkan dengan tarian budaya nusantara dari anak-anak dan staf GKMI Sola Gratia dengan lagu “Wong Ndeso”. Para majelis juga tidak ketinggalan menyanyikan lagu “Kubersyukur Pada-Mu O Yesusku” sebagai ekspresi syukur atas penyertaan Tuhan. Sebelum ditutup dengan lagu pengagungan, worship leader mengajak semua jemaat untuk menyanyikan Goyang Maumere versi rohani sambil menari, diiringi oleh semua pelayan ibadah. Setelah doa penutup dan berkat oleh Pdt. Soegiharto, panitia mengumumkan juara lomba foto dan menyerahkan hadiah. Panitia diwakili oleh Ivan selaku Ketua Panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pdt. Pati S. Ginting yang telah menyampaikan Firman Tuhan, juga kepada semua pihak yang terlibat mendukung kelancaran rangkaian ibadah syukur HUT ke-30 GKMI Sola Gratia. Ibadah berakhir dan setiap jemaat yang hadir mendapat souvenir mangkok cantik.

Kiranya Tuhan memberkati GKMI Sola Gratia agar menjadi berkat bagi masyarakat! (Hardi & Paulus/MR)

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

©2018 GKMI NETWORK

or

Log in with your credentials

Forgot your details?