Pemilu tahun 2019 ini sangat istimewa. Kenapa? Karena tahun ini saya memutuskan untuk nyoblos. Jujur saja, di Pemilu tahun 2014 lalu, saya golput alias tidak nyoblos. Penyebab utamanya ribet mengurus pindah memilih, karena KTP saya masih di kota Kabupaten. Kedua? Ya malas saja.

Tapi tahun ini saya rela bersusah-susah ngantri mengurus Form A5 di KPU Semarang. Lalu ketika KPU menyarankan saya membuat e-KTP (berhubung KTP saya masih yang lama alias versi laminating) untuk memastikan saya bisa nyoblos, saya juga rela ke tempat asal untuk membuat e-KTP bersama istri. Bersama istri? Iya, dia juga ngotot pengin nyoblos tahun ini. Meski sempat harus bolak-balik Kecamatan – Disdukcapil dua kali karena sempat ada masalah di sistem, kami lakoni dengan semangat ’45!

Pertanyaannya, mengapa kok kami ngotot pengin nyoblos tahun ini? Pertama, mungkin saya sudah lebih melek politik. Dulu saya merasa siapapun yang menjadi Presiden tokh sama saja. Kehidupan saya mestinya tidak banyak berubah jadi gimanaaaa… gitu. Tapi tahun ini berbeda. Dari berita-berita dan sosial media yang saya ikuti, saya semakin memahami bahwa nasib bangsa ini – naik atau turun – sedang ditentukan, dan saya ikut andil di dalamnya! Kedua, saya hendak menerapkan prinsip Yesus: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!” (Markus 12: 17) Selama ini saya telah “memberikan kepada kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah” dengan melayani Tuhan di Gereja dan lembaga rohani. Kini, giliran saya  “memberikan kepada kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar” dengan melayani Negeri yang saya cintai, yaitu dengan menggunakan hak pilih saya untuk ikut menentukan masa depan Negeri!

Mari berdoa semoga Pemilu 2019 beserta  proses-proses yang menyusul setelahnya bisa berlangsung dengan aman, damai, dan lancar. EDITORIAL ini bisa jadi sampai di tangan Pembaca setelah Pemilu selesai diadakan. Dan ketika itu, saya tidak menyesal, karena saya sudah memberikan hak saya untuk memilih mereka yang saya percaya akan membawa Negeri ini menjadi lebih baik!

Selamat membaca edisi “Gereja dan Politik” ini! Jangan lupa untuk terus mendukung majalah kita tercinta dalam daya, dana, dan doa. Tuhan Yesus memberkati kita sekalian! (Mark Ryan)

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

©2019 GKMI Network

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

Log in with your credentials

Forgot your details?